Sabtu, 16 Februari 2019

GARA-GARA YOU UNINSTALL, PAK JOKOWI DI-UNINSTALL JUGA IMG_TITL



Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar (tengah)

Bekasi – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, menanggapi trending tagar #UninstallJokowi. Ia mengaku tak suka dengan ‘penghakiman’ uninstall tersebut.

“Saya termasuk orang yang tidak suka dengan penghakiman penghukuman uninstall itu, terutama menyangkut pekerjaan orang banyak. Uninstall itu tindakan yang tidak ada gunanya,” kata Imin di rumah dinasnya, Jakarta, Jumat, 15 Februari 2019.

Ia menambahkan, karena ada tagar uninstall maka muncul juga tagar #UninstallJokowi. Seharusnya tagar-tagar tersebut tak perlu. Apalagi, pendiri Bukalapak sudah menegaskan tak ada kaitan dengan pilpres.

“Ngapain uninstall. Gara-gara you uninstall maka Pak Jokowi di-uninstall juga. Enggak perlu (tagar uninstall). Gara-gara uninstall itu saya jadi kerepotan. Ya gimana ini ada uninstall Pak Jokowi juga kan. Jadi kita harus klarifikasi,” kata Imin.

Sebelumnya, cuitan CEO dan Founder Bukalapak, Achmad Zaky, berujung polemik di dunia maya dengan tagar #Uninstallbukalapak. Sepanjang Jumat pagi, 15 Februari 2019, hashtag tersebut memimpin sebagai trending topik di Indonesia.

Tagar #Uninstallbukalapak adalah wujud kemarahan dari warganet lantaran ujaran Zaky yang menyebut perihal presiden baru dan anggaran riset Indonesia.

Namun menyusul kepopuleran hashtag yang bernada penolakan pada pernyataan Zaky tersebut, tagar #UninstallJokowi justru merangsek ke posisi puncak trending topik dunia. (Kaka)

lima Ribu Warga Bekasi Ikuti Color Run Milenial Road Safety Festival


    


lima Ribu Warga Bekasi Ikuti Color Run Milenial Road Safety Festival


Kabupaten Bekasi – sebayak lima ribu lebih warga meleneal kabupaten Bekasi mengikuti calon run Milennial Road Safety festival yang di gelar polres metro kabupaten Bekasi dalam rangka cinta lalu lintas dan tertib berlalu lintas


Bertempat di jalan KH hajar Dewantara Cikarang kabupaten bekasi,ribuan warga milenial kabupaten Bekasi berkumpul untuk mengikuti lomba lari warna lima kilo meter,yang di helat polres metro kabupaten Bekasi dalam rangka cinta berlalu lintas dan tertib berlalu lintas,dengan di buka langsung Kapolres metro kabupaten Bekasi kombespol Chandra sukma Kumara dan dirlantas Polda metro jaya Kombes Muhamad Yusuf.


Kemeriahan nampak saat ribuan warga di lepas Kapolres metro kabupaten bekasi,dengan berbagai abu warga langsung menebarkan keseluruh jalan hingga menimbulkan berbagai warna di langit tempat acara bengsung.


“ini merupakan kegiatan yang di lakukan untuk para warga Milennial,agar nantinya dapat mencintai lalu lintas dengan mematuhi dan tertib terhadap lalu lintas,agar terhindar dari kecelakaan yang memang cukup tinggi di wilayah kabupaten Bekasi”terang Kapolres metro Bekasi Kombespol Chandra Sukma Kumara saat melepas kegiatan calor run.


“sedikitnya mengundang tiga ribu peserta melinneal kabupaten Bekasi tepi yang hadir nampaknya melebih dan hampir mencapai Lima ribu beserta”papar Kapolres.


Sementara salah satu peserta color run milenneal road sefty festival asal muara gembong yang hadir dan mengikut lomba tersebut menyambut antusias dan meminta kegiatan serupa dapat di lakukan kembali oleh polres metro kabupaten Bekasi.


“datang bersama beberapa teman temannya untuk mengikuti melennial road safety festival calor run,untuk dapat memahami tertib berlalu lintas dan mencintai akan berlalu lintas Guna menghindari terjadinya kecelakaan”ungkap Lina melinneal asal muara gembong.


“Berharap kegiatan serupa dapat di lakukan tidak hanya oleh polres metro kabupaten Bekasi tapi juga dapat di lakukan oleh intansi lainnya karena sebagai anak milenneal sangat membutuhkan kreatifitas seperti giatan yang hati ini di lakukan”tambah Lina.


Selain lomba calor run melennial road sefty festival,juga sebelumnya di lakunan senam bersama dan untuk kemudian kegiatan juga di meriahkan oleh beberapa artis ibu kota(Kaka).

615 PETUGAS LALU LINTAS DI KERAHKAN AMANKAN JALAN JELANG DEBAT PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN


615 Petugas Lalu Lintas Di Kerahkan Amankan Jalan Jelang Debat Presiden Dan Wakil Presiden

Kabupaten Bekasi – Untukmengamankan kondisi jalan sebelum di lakukan debat kandidat calon presiden dan wakil presiden yang akan di lakukan nanti malam, Dirlantas Polda metro jaya Kombes Muhamad Yusuf akan mengerahkan anggota lalu lintas sebanyak 615 pasukan,yang nantinya akan di tempat di beberapa titik jalan yang fungsinya untuk memberi kelancaran para tamu undangan sebelum acara debat kandidat calon presiden dan wakil presiden.

Peryataan dengan menurunkan ratusan pasukan lalu lintas menjelang debat kandidat calon presiden dan wakil presiden di ungkapkan langsung dirlantas Polda metro jaya,Kombespol Muhamad Yusuf disela acara Lima Kilo Meter Calor Run Melennial Road Safety Festival yang di lakukan Polres metro kabupaten Bekasi.

“Sebanyak 615 pasukan akan kita turunkan guna memberi kelancaran peserta debat kandidat presiden dan wakil presiden malam nanti”terang dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Muhamad Yusuf di sela pembukaan Calor run lima kilo meter melennial road safety festival di Cikarang.

“Kita menggunakan sistem buka tutup apabila itu berlu di lakukan dimana nantinya para peserta debat kandidat calon presiden dan wakil presiden akan melintas dengan mengerahkan masa yang tentunya akan ada pengamanan di jalan”jelas Dirlantas.

Selain melakukan buka tutup jalan,petugas lalu lintas yang di turunkan rencananya akan di tempatnya di berbagai titik di jalan yang akan di lalui para peserta debat kandidat presiden dan wakil presiden yang lama menuju tempat acara. Kaka


KORNOLOGIS KASUS SUDAH 2 TAHUN TIDAK KUNJUNG USAI POLRES METRO BESKASI



Sabtu 16/02/2019


DETAK JAKARTA: Berita tentang Bank atau Koprasi yang menjalankan usahanya di bidang pembiayaan kredit kendaraan sudah tidak aneh terdengar di telinga masyarakat Indonesia, hal tersebut terjadi pada Roy pada ” awak media. Roy adalah salah satu korban yang telah melaporkan kan kasusnya pada Mapolres Metro Bekasi.


“Roy menuturkan ceritanya pada awak media. Bermula ceritanya, pada tanggal 7 bulan 7 Saya sempat mendatangi rumah DA pelaku, karena dia (red), ditanya teman saya, yang bernama Bl korban Kapan angsurannya akan dibayar. ” DA pelaku ya terserah kamu mau kamu jual Mau kamu apain ya orang itu mobil mobil kamu. setelah itu roy beserta BL mendatangi rumahnya DA pelaku saya ketemu dengan suaminya terus kata suaminya akan membayar angsuran tunggakan selama 3 bulan pada saat itu tanggal 14 bulan 8 2017 roy beserta BL mendatangani rumah DA pelakuTernyata alasan nya uangnya belum ada dan menunggu suaminya lagi di luar kota. saya datang ke rumahnya si DA pelaku tidak ada pembayaran. kamipun lanjut ke kantor lising karena saya penasaran kenapa ini tidak dibayar selama 3 bulan saya langsung mendatangi kantor lising OTTO Bekasi Summarecon. Saya membayar telat yang 3 bulan roy beserta BL korban saya bayar ke sana keluarlah surat pembayaran itu ternyata mobil itu sudah di jual beli kepada Wawan Hermawan. tanpa sepengetahuan/izin dari pemelik a/n BL korban. pihak OTTO menjelaskan kepada kami bahwa mobil itu sudah di beli dari shorum yang ber alamat di JL. PILAR SUKAWANGI CIKARANG. “roy bereta BL korban mecari shorum tersebut taranya shorum trsebut piktif/tida ada shorum nya. roy-BL mengetahui bawa mobil itu sudah dijual beli Kami coba melaporkan ini ke Polres Metro Kabupaten bekasi kami masuk laporan di sana sudah ditanggapi.
“adapun sampai sekarang sudah 2 tahun berjalan itu belum ada untuk penahanan sementara waktu konfrontir si DA pelaku sudah mengakui bahwa korban BL ini tidak mengetahui bahwa mobilnya ini di jual belikan. DA bilang kepada penyidik. ini cuman prosedur di jual beli biar uang bisa cair. adapun setelah ROY-BL mendapatkan prosedur itu saya penasaran roy bersama BL korban datang ke OJK OJK bilang tidak ada prosedur seperti itu ternyata OJK bilang ini memang spesial jual beli tidak ada untuk penggadaian hanya khusus jual beli. OJK bilang sudah laporkan aja nih ke ranah hukum. adapun Kami melaporkan kembali ke penyidik. brigadir alimustofa SE. penyidik menyampeikan ke BL bilang kami harus membawa saksi ahli. Sementara saya bertanya di Polda metro sama Mabes polri saksi ahli itu dari pihak kepolisian dari kepolisian roy sempat datang lagi kembali ke porlres metro bekasi kabupaten mereka saat ini lagi menunggu saksi ahli karena saksi ahli yang kemarin meninggal yang awal dipanggil dengan panggilan polisi. lanjut kata penyidik brigadir mustofa ali SE mentakan kepada roy-BL akan menghadirkan saksi ahli yang baru. kami dari pihak korban memohon kepada pihak polres metro bekasi untuk cepat di tindak biar tida ada korban korban lainnya.


Wartawan: Setiawan/JURNALIS TELEVISI



BENARKAH?…….TANAH SENGKETA Mau Dijadikan Calon Ibu KOTA BOGOR TIMUR

BENARKAH?…….TANAH SENGKETA Mau Dijadikan Calon Ibu KOTA BOGOR TIMUR



JONGGOL, Kades Singasari, Kecamatan Jonggol, CAKRA mengungkapkan lokasi tanah yang akan dijadikan calon ibu kota Bogor Timur masih sengketa. Lantaran diatas lahan seluas 30 hektare yang rencananya akan dihibahkan oleh seorang pengusaha itu, terdapat 9 hektare lebih status tanahnya masih dimiliki oleh warga. Bahkan menurutnya sampai saat ini pihak perusahaan belum ada itikad baik untuk melakukan pembayaran kepada belasan pemilik tanah yang berprofesi sebagai petani.

Hal itu disampaikan Kades Cakra saat mendampingi anggota Pansus Pembahas Persetujuan Bersama Daerah Persiapan Kabupaten Bogor Timur DPRD Kabupaen Bogor saat melakukan peninjauan lokasi calon ibukota Kabupaten Bogor Timur di Desa Singasari, Jonggol, Kamis (14/2/2019).

“Infonya ada salah seorang pengusaha yang akan menghibahkan tanahnya untuk dijadikan Ibu Kota Bogor Timur.Itupun disampaikan belum secara tertulis, baru secara lisan. Dan apakan bener atau tidaknya pengusaha itu ingin menghibahkan tanah seluas 30 hektare lebih kepada pemerintah, itu juga dipertanyakanya. Permasalahannya diatas lahan yang dimiliki oleh pengusaha tersebut, masih ada tanah milik warga yang belum dibayar, luasnya sekitar 9 hektare lebih,” ungkap Kades Cakra, kepada Wartawan.

Terpisah, Ketua Pansus Pemekaran Bogor Timur, Junaidi Samsudin mengatakan akan mengkaji lebih mendalam terkait permasalahan tanah yang recananya akan dihibahkan untuk lokasi ibu kota Botim. Ia juga mempertanyakan ketidakhadiran 10 Kepala Desa di Kecamatan Jonggol dalam kegiatan public hearing yang digelar di Kantor Kecamatan Jonggol.

“Kenapa hanya 4 Kepala desa yang hadir saat digelar public hearing, kami juga akan mengkaji, apakah betul dipilihanya Desa Singasari, Kecamatan Jonggol itu atas aspirasi dari Masyarakat Jonggol itu sendiri atau hanya segelintir orang saja. Kalau memang tidak sepakat, 6 kecamatan lain yang tersebar di Bogor Timur bisa menjadi alternatif sebagai calon Ibu Kota Botim,” tuturnya.


Jumat, 15 Februari 2019

JAJARAN PENGURUS LLPSK MENYERAP MASUKAN DARI MASYARAKAT (LPSK MENDENGAR)  


JURNALIS TELEVISI- Jakarta: Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menampung masukan dari masyarakat sipil dalam acaranya "LPSK Mendengar" di Matraman Raya, Jakarta Timur, Jumat, 15 Februari 2019. Hal ini dilakukan sebagai bekal penyusunan Rencana Strategis LPSK 2019-2024.

"Momentum pergantian pimpinan menjadi awal yang baik untuk melihat kembali cita-cita awal berdirinya LPSK," ujar Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo di Mantraman Raya, Jakarta Timur, Jumat, 15 Januari 2019.

Jajak pendapat, masukan dan tukar pengalaman ini mampu membantu pihaknya dalam merumuskan kebijakan-kebijakan. Sehingga dapat memperkaya dan menambah kualitas perlindungan LPSK.

"LPSK akan bersifat pasif di acara ini, dengan menampung segala masukan. Harapannya, pelaksanaan perlindungan saksi dan korban akan lebih baik ke depannya," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo melantik tujuh anggota LPSK di Istana Negara, Jakarta, Senin, 7 Januari 2019. Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 232/P/2018 tentang pengangkatan keanggotaan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban.

Ketujuh anggota LPSK yang dilantik yakni Hasto Atmojo Suroyo, Brigjen Pol (Purn) Achmadi,

Antonius Prijadi Soesilo Wibowo, Edwin Partogi Pasaribu, Livia Istania DF Iskandar, Maneger Nasution dan Susilaningtias.

Mereka membacakan sumpah dan janji jabatan secara bersama-sama di hadapan Kepala Negara. Dalam sumpah jabatannya, mereka berjanji akan berpegang teguh dengan Pancasila, UUD RI 1945 serta peraturan perundang-undangan.

Mereka juga berjanji akan memenuhi kewajiban sebagai anggota LPSK dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya.

(Rendy)Jurnalistv

Kamis, 14 Februari 2019

LPSK MENDENGAR “Demi Peningkatan Kualitas Perlindungan Saksi dan Korban”



JAKARTA – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban ( LPSK) terus berbenah meningkatkan kualitas layanan perlindungan Saksi dan Korban. Salah satu upaya yakni mendengarkan dan bertukar pikiran bersama Mitra – Mitra strategis yang selama ini tugasnya bersinggungan dengan LPSK. Upaya di maksud dirangkai dengan sebuah acara bertajuk, “LPSK Mendengar”.

Ketua LPSK Hasto Atmojo Suryo mengatakan, acara ” LPSK Mendengar” bertujuan menampung masukan, pengalaman dan harapan dari para Mitra strategis LPSK dalam pelaksanaan tugas perlindungan saksi dan korban. “Mumpung masih di awal kepemimpinan periode 2019 -2024, kami mempererat kembali hubungan dengan Mitra sambil menyerap masukan, pengalaman dan harapan rekan – rekan NGO, ” Kata Hasto, Jumat (15 /2/2019).

Fokus utama dari acara “LPSK Mendengar”, jelas Hasto, untuk mendengar sekaligus mendapatkan masukan dari masyarakat sipil. Mengapa masyarakat sipil?. Karena LPSK sendiri lahir dari dorongan masyarakat sipil. Semua masukkan itu kemudian itu akan menjadi bekal penyusunan rencana strategis LPSK 2019-2024.” Momentum pergantian pimpinan menjadi awal yang baik untuk melihat kembali cita-cita awal berdirinya LPSK, “ujarnya.

Masukan dan tukar pengalaman dengan masyarakatnya sipil, menurut Hasto, sangat penting bagi LPSK sebagai pijakan dalam merumuskan kebijakan kebijakan kedepan, khususnya bagi kepemimpinan LPSK. Masukan dan harapan dari para Mitra yang selama ini tegasnya bersinggungan dengan LPSK, diharapkan dapat memperkaya dan menambah kualitas dari perlindungan yang di laksanakan LPSK sebagai amanat undang-undang.

Wakil ketua LPSK livina Istania DF Iskandar menambahkan, pihaknya sengaja mengundang mitra mitra strategis LPSK untuk mendengar masukan dan harapan mereka untuk kerja kerja LPSK kedepan. Semua masukan dan harapan itu selanjutnya akan di rumuskan kembali menjadi Rencana Strategis LPSK Periode 2019 – 2024.” Kita mendengar dan shering dengan mitra strategis yang selama ini berinteraksi dengan LPSK, “ujarnya.

Karena itu, lanjut Livia, pihaknya sangat berharap semua Mitra strategis dapat menghadiri acara ” LPSK Mendengar ” dan menyampaikan masukan, pengalaman dan harapan mereka selama berinteraksi dengan LPSK. Pada acara”LPSK Mendengar “ini, LPSK akan lebih bersifat pasif dengan menampung segala masukan yang di sampaikan. Harapannya, berbekal semua masukan itu, pelaksanaan perlindungan saksi dan Korban akan lebih baik kedepannya.

Sebagaimana di ketahui, DPR RI telah menetapkan 7 pimpinan LPSK periode 2019 – 2024. ketujuh pimpinan telah mengucapkan sumpah jabatannya di hadapan Presiden RI Joko Widodo pada 7 Januari 2019. Ketujuh pimpinan LPSK periode 2019 -2024 yaitu Hasto Atmojo Suryo, sebagai Ketua, Acmadi, Antonius PS Wibowo, Edwin Partogi Pasaribu, Livia Istania DF Iskandar, Maneger Nasution dan Susilaningtias, masing-masing sebagai wakil ketua. Di terbitkan oleh Humas LPSK RI